Hacker Kembali Serang Facebook

Hacker melancarkan serangan terhadap 200 juta pengguna Facebook, Kamis, dan berhasil mengumpulkan password dari beberapa di antara jutaan pengguna Facebook .

Juru Bicara Facebook Barry Schnitt, Kamis, mengatakan bahwa halaman jejaring sosial itu tengah dalam proses pembersihan karena rusak dibobol serangan hacker.

Dia menyatakan bahwa Facebook telah memblok akun-akun yang terkena serangan, namun menolak mengungkapkan berapa banyak akun yang terkena serangan itu.

Para hacker mendapatkan banyak kata sandi melalui apa yang disebut sebagai serangan phising yang membobol akun sejumlah anggota Facebook dan kemudian mengirimkan pesan email ke teman-teman sang pemilik akun dengan meminta mereka mengklik situs-situs palsu.

Situs-situs palsu ini dirancang seperti halaman Facebook, sementara para korban diatur sedemikian rupa untuk masuk kembali (log) ke situs yang dianggapnya Facebook, padahal sebenarnya mereka sedang memasuki salah satu situs yang dikendalikan para hacker dan tanpa sadar pengguna Facebook telah memberikan kata sandi mereka kepada hacker.

Tujuan serangan seperti ini umumnya dikelaskan sebagai pencurian dan menyebarkan pesan-pesan sampah (spam).

Domain-domain palsu milik hacker itu di antaranya adalah http://www.151.im, http://www.121.im dan http://www.123.im. Facebook sendiri telah menghapus semua referensi yang berhubungan dengan domain-domain palsu tersebut.

Schnitt mengatakan bahwa tim keamanan jaringan Facebook percaya bahwa para hacker hendak mengumpulkan sebanyak-banyaknya informasi penting (menyangkut pengguna Facebook) dan kemudian menggunakan akun-akun terbobol itu untuk mengirimkan pesan-pesan palsu berisi tawaran produk farmasi dan produk-produk lain yang kesemuanya palsu kepada para anggota Facebook lainnya.

Facebook telah memerangi serangan serupa dua minggu lalu, kata Schnitt.

Facebook yang dimiliki perseorangan dan jejaring sosial pesaingnya MySpace yang dimiliki News Corp, mewajibkan para pengirim pesan dalam jejaring sosial untuk menjadi anggotanya dan merahasiakan data pengguna dari orang yang tidak memiliki akun. Oleh karena itu, para pengguna Facebook cenderung tidak mencurigai pesan-pesan yang mereka terima.

sumber : kapanlagi.com

kaya’nya temenku ada yang kena ne,soalnya kemaren bilang akun nya ngga bisa dibuka lagi. harus lebih hati – hati sekarang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s